Kategori Budaya

Sumpah Bobeto: Janji Leluhur Tidore untuk Menjaga Alam

Di tengah meningkatnya kerusakan lingkungan di berbagai wilayah Indonesia, masyarakat Kampung Kalaodi di Pulau Tidore masih memegang teguh sebuah tradisi adat yang diwariskan oleh leluhur mereka. Tradisi tersebut dikenal sebagai Sumpah Bobeto, sebuah pesan moral yang mengajarkan manusia untuk tidak…

Pakkat Bakar Mandailing, Eksis Sejak Zaman Kolonial

Pakat bakar adalah salah satu kuliner tradisional khas Mandailing-Sumatera Utara yang tergolong unik Makanan ini terbuat dari rotan muda yang dibakar, lalu dikupas dan diambil bagian dalamnya untuk dikonsumsi. Meski terdengar ekstrem, pakat bakar justru menjadi hidangan favorit terutama saat…

Timphan Aceh: Dari yang Klasik Hingga Kekinian

Timphan adalah salah satu kue tradisional khas Aceh yang sangat populer, terutama saat bulan Ramadan dan perayaan hari besar seperti Idulfitri. Kue ini bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari tradisi dan simbol kebersamaan masyarakat Aceh. Popularitas kue Timphan menghasilkan…

Mitos, Cara Manusia Memahami Realitas

Mitologi sering disalahpahami oleh masyarakat modern sebagai sekadar cerita masa lalu. Mitologi kerap ditempatkan sebagai kisah dongeng tentang dewa, makhluk gaib, atau dunia yang dianggap tak lagi relevan. Padahal, bagi banyak antropolog dan filsuf, mitologi adalah salah satu cara paling…

Bangga jadi Bangsa Tempe

Pangan Lokal Di banyak meja makan Indonesia, tempe hadir dalam beragam menu sehari-hari. Digoreng sederhana, ditumis cepat, dibacem manis, atau diiris tipis menjadi mendoan. Harganya murah, bentuknya bersahaja, dan aromanya begitu akrab. Karena terlalu dekat, tempe kerap dianggap biasa. Padahal,…

Prasasti Katiden II: Pelajaran Tata Kelola Lingkungan Era Majapahit

Manuskrip Nusantara Prasasti Katiden II ditemukan di Malang. Berisi perintah Raja Wikramawarddhana untuk menjaga alam dan sekaligus memberikan tata cara manajemen lingkungan secara gotong royong. Prasasti Katiden II, ada yang menyebutnya Prasasti Lumpang. Muhamad Yamin pernah menerjemahkan prasasti ini ada…

Mattojang, Permainan Adat Bugis yang Kisahkan Manusia Pertama

Permainan Tradisional Mattojang, bagi masyarakat Bugis berarti permainan berayun-ayun. Dalam permainan ini suku Bugis membangun ayunan raksasa dari pohon kapuk yang tinggi dan talinya dibuat dari rotan. Untuk membangun ini, masyarakat suku Bugis bergotong royong mencari bahan di atas gunung.…