Dekolonisasi dan Mendengarkan Suara Pengetahuan Lokal

Editorial April Pada 18-24 April 1955, Kota Bandung menjadi rumah penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika (KAA). Soekarno, dalam pidatonya, dengan bangga menegaskan momen tersebut sebagai konferensi antarbenua yang pertama dari Bangsa-bangsa Berkulit Berwarna di sepanjang sejarah umat manusia. Pidato yang berjudul Let…

Pertama Kalinya Kacamata Memperjelas Pandangan

Sekitar 4 miliar orang di seluruh dunia kini bergantung pada kacamata untuk membantu penglihatan. Angka ini berarti, hampir separuh penduduk dunia menjadikan kacamata sebagai salah satu perangkat paling umum yang menemani aktivitas manusia modern. Dari ruang kelas hingga tempat kerja,…

Cek Lemarimu: Apakah Bajumu Toxic Clothing?

Suatu hari kita membeli baju baru. Warnanya cerah, modelnya mengikuti tren, harganya pun cukup terjangkau. Kita pulang dengan perasaan senang. Bahkan ungkin langsung mencobanya di rumah atau bahkan memakainya keesokan hari. Namun jarang sekali kita berhenti sejenak dan bertanya: apa…

Pemanasan Global Melaju Lebih Cepat: Dunia Mendekati Batas Kritis

Laju pemanasan global kini meningkat lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa percepatan perubahan iklim dalam satu dekade terakhir membuat dunia semakin dekat pada ambang batas kritis. Temuan ini menambah urgensi bagi pemerintah dan masyarakat global untuk…

Sumpah Bobeto: Janji Leluhur Tidore untuk Menjaga Alam

Di tengah meningkatnya kerusakan lingkungan di berbagai wilayah Indonesia, masyarakat Kampung Kalaodi di Pulau Tidore masih memegang teguh sebuah tradisi adat yang diwariskan oleh leluhur mereka. Tradisi tersebut dikenal sebagai Sumpah Bobeto, sebuah pesan moral yang mengajarkan manusia untuk tidak…

Bahasa Ibu di Persimpangan Zaman

Setiap manusia lahir dengan sebuah bahasa pertama, bahasa yang didengar dari ibu, keluarga, dan lingkungan terdekat. Bahasa itulah yang disebut bahasa ibu. Melalui bahasa ini, seorang anak belajar menyebut dunia. Anak mengenal kasih sayang, memahami nasihat, hingga menangkap cerita-cerita yang…

Pachamama, Hak Alam yang Jadi Undang-Undang

Di pegunungan Andes, bumi dimaknai bukan sebagai benda mati, melainkan sebagai entitas hidup yang suci. Ia disebut Pachamama—Ibu Semesta yang meliputi tanah, air, gunung, dan seluruh sistem kehidupan. Dalam kosmologi masyarakat adat Quechua dan Aymara, manusia hidup dalam relasi timbal…

Elegi Pertiwi

Editorial Maret Di tanah yang kita pijak setiap hari, ada denyut yang tak pernah benar-benar berhenti. Pertiwi bukan sekadar hamparan diam; ia bergerak. Ia berputar pada porosnya, mengelilingi matahari, menumbuhkan benih, mengalirkan air, dan menghidupkan musim. Dalam gerak itulah kehidupan…