MEDIA KALPATARA

Serial Penanggalan Pawukon Wuku Mandasiya (Jawa) atau Medangsia (Bali|) memiliki karakter bawaaan yang dibawa sejak lahir. Hal ini diungkap oleh Penanggalan Pawukon sebagai bagian dari pengetahuan masyarakat tradisi yang disusun bukan hanya dalam waktu sebentar, melainkan pengamatan yang lama. Wuku Mandasiya atau Medangsia[…]

Serial Penanggalan Pawukon Nama Langkir diambil dari nama Raden Langkir, anak Dewi Sinta dan Prabu Watugunung yang kesebelas. Kelahiran Wuku Langkir ada di bawah naungan Batara Kala. Dalam kisah pewayangan, Batara Kala, putera Batara Guru. Batara Kala ditempatkan sebagai penguasa waktu. Kata “kala”[…]

Serial Penanggalan Pawukon Dinaungi Dewa Indra, kelahiran Wuku Kuningan mendapatkan anugerah keistimewaan. Karakter bawaan lahir yang istimewa ini turut berperan dalam proyeksi nasibnya. Seperti apakah istimewanya? Menurut Kitab Pawukon, setiap kelahiran dalam kurun waktu wuku tertentu akan mendapatkan karakter bawaan lahir yang bisa[…]

Penanggalan Pawukon Wuku Galungan adalah nama salah satu wuku di Penanggalan Pawukon yang berlaku di Jawa. Sedangkan di Bali disebut sebagai Wuku Dungulan. Wuku ini membawa karakter bagi yang lahir di bawah naungan Wuku Galungan atau Dungulan. Wuku Galungan atau Dungulan diambil dari[…]
Kaleidoskop Lingkungan Hidup ini dihadirkan Kalpatara sebagai ruang refleksi untuk menengok kembali relasi manusia dan alam, melalui peristiwa, praktik, dan perubahan yang membentuk lanskap lingkungan hidup dari waktu ke waktu.


Email: redaksi@kalpatara.id